Di Indonesia buah delima tidak sepopuler jeruk atau apel. Namun khasiatnya tak kalah dari buah-buahan lainnya. Buah yang dikenal dengan pomegranatic ini ternyata kaya akan antioksidan seperti polifenol, tanin, dan anthocyanin yang lebih banyak dibandingkan dengan anggur merah dan teh hitam.
Khasiat delima untuk kesehatan di antaranya meningkatkan aliran darah ke jantung. Penelitian terhadap 45 orang yang menderita penyakit jantung iskemia menunjukkan mereka yang minum 8 0ns jus delima setiap hari selama 3 bulan, tidak mengalami iskemia selama penelitian. Dean Ornish MD, peneliti percaya bahwa jus delima bahkan bisa mencegah penyakit jantung. Selain itu, kandungan anti-oksidan dalam delima diketahui mampu mencegah timbulnya plak di pembuluh darah, juga mengurangi kadar kololesterol jahat, LDI. Jus buah delima tidak hanya meningkatkan aliran darah dalam sistem kardiovaskular pasien jantung, tepai juga membantu untuk mengurangi lesi di pembuluh darah dengan aterosklerosis dan penebalan pembuluh darah pada pasein jantung. Studi ini juga mencatat bahwa penderita diabetes tipe II yang minum jus buah delima dapat memperoleh manfaat penurunan lipid dalam darahnya.
Sebagai alternatif dalam pengobatan, Johns Hopkins University merekomendasikan konsumsi jus delima secara teratur. Hal ini mengurangi tekanan darah dan aktivitas enzim yang mengarah ke jantung. Banyak pakar yang mengatakan masih dibutuhkan penelitian lebih dalam sebelum menyimpulkan delima sebagai pencegah penyakit jantung. namun, tak sedikit pakar yang optimistis dengan buah ini. apalagi penelitian tidak menemukan adanya efek samping negatif dari konsumsi jus delima.
Sumber : dari berbagai sumber.
Sumber : dari berbagai sumber.
0 komentar:
Posting Komentar